Perampok Tewas Ditembak Polisi Saat Beraksi di Medan

Sebuah insiden perampokan di Medan berakhir tragis ketika seorang perampok tewas ditembak petugas kepolisian pada dini hari, Sabtu, 28 Mei 2025. Peristiwa ini terjadi di sebuah toko kelontong di Jalan Kenanga Raya, Kecamatan Medan Sunggal, sekitar pukul 03.30 WIB. Kejadian ini menambah daftar panjang kasus kriminalitas di wilayah tersebut, sekaligus menegaskan kesigapan aparat dalam menindak tegas pelaku kejahatan.

Menurut keterangan dari Kepala Unit Reskrim Polsek Medan Sunggal, AKP Ridwan Nasution, pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 03.15 WIB mengenai adanya aktivitas mencurigakan di toko tersebut. Tim patroli yang sedang bertugas di wilayah itu segera merespons laporan dan tiba di lokasi dalam hitungan menit. Saat petugas tiba, terlihat dua orang pelaku sedang berupaya membobol toko. Salah satu pelaku, yang kemudian diketahui berinisial HR (35), membawa senjata tajam jenis celurit dan mencoba melawan petugas. Dalam situasi yang mengancam keselamatan petugas, tindakan tegas terukur pun diambil, mengakibatkan perampok tewas di lokasi kejadian.

Petugas kepolisian berusaha melakukan peringatan verbal dan tembakan peringatan ke udara, namun pelaku HR tetap menyerang. Melihat situasi yang membahayakan, salah satu personel terpaksa melepaskan tembakan yang mengenai dada pelaku. Sementara itu, satu pelaku lainnya, yang kemudian diidentifikasi sebagai AS (40), berhasil melarikan diri menggunakan sepeda motor yang mereka parkir tidak jauh dari lokasi. Saat ini, tim gabungan dari Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan dan Polsek Medan Sunggal tengah melakukan pengejaran terhadap AS. Identitas AS telah teridentifikasi melalui barang bukti dan rekaman CCTV di sekitar lokasi.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari lokasi kejadian antara lain sebuah celurit, alat-alat untuk membongkar kunci, dan beberapa bungkus rokok yang sempat diambil pelaku dari dalam toko. Jenazah perampok tewas HR telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk proses autopsi dan identifikasi lebih lanjut. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan segera melaporkan setiap tindak kejahatan atau hal-hal mencurigakan kepada pihak berwajib melalui saluran pengaduan darurat 110. Kejadian ini diharapkan menjadi peringatan keras bagi para pelaku kriminal bahwa aparat tidak akan ragu menindak tegas demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.